Ribuan Warga Padati Jalan Merdeka Saksikan 'Bandung Caang Festival'

Ribuan Warga Padati Jalan Merdeka Saksikan 'Bandung Caang Festival'

- detikNews
Sabtu, 18 Okt 2014 21:14 WIB
Ribuan Warga Padati Jalan Merdeka Saksikan Bandung Caang Festival
Bandung -

Ribuan warga Bandung berjubel di sepanjang jalan Merdeka dan Wastukencana menyaksikan pawai mobil hias dalam rangka Bandung Caang Festival, Sabtu malam (18/10/2014). Pawai puluhan kendaraan hias itu dimulai dari Jalan Diponegoro hingga Balai Kota.

Saking membludaknya warga yang datang, mereka tumplek di badan jalan dua sisi. Pagar penghalang yang dipasang panitia di sepanjang trotoar tak berfungsi. Warga merangsek ke depan, sehingga menyisakan satu jalur buat kendaraan melintas. Beberapa kali panitia mengingatkan agar warga mundur, namun tak digubris.

Rombongan pawai tiba Jalan Merdeka, Balai Kota, sekitar pukul 19.30 WIB. Peserta pertama adalah pejalan kaki, lalu sepeda ontel, dan disusul dengan sepeda motor. Pakaian unik yang mereka pakai, memunculkan celetukan-celetukan di tengah-tengah penonton. Seperti saat dua peserta yang berpenampilan seperti pocong melompat-lompat, namun tak lama kemudian berjalan karena kelelahan. "Wah pocongnya capek," seru salahsatu penonton yang disambut gelak tawa penonton lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beragam mobil yang dihias dengan kerlap kerlip lampu melintas secara perlahan. Berbagai dekorasi ditampilkan, seperti mobil disulap menjadi monorel, jembatan Pasupati, dan juga Gedung Sate.

"Ini merupakan puncak acara peringatan HUT Kota Bandung ke-204. Kita ingin festival unik, kalau siang kan enggak terlihat kemeriahan cahayanya, makanya digelar malam, biar keren," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebelum pawai digelar ditemui di Balai Kota.

Menurutnya acara ini akan dievaluasi nantinya. Kalau memang bagus, tak tertutup kemungkinan acara ini menjadi agenda tahunan. "Makanya nanti saya minta masukan buat evaluasi, dari wartawan juga sok kasih masukan," katanya.

Dalam acara ini peserta berasal dari seluruh SKPD yang berjumlah 27, 30 kecamatan, 10 perusahaan, 200 pejalan kaki berkostum unik, 100 pesepeda, dan sekitar 170 sepeda motor.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads