Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, anggaran pembangunan tiga fly over tersebut sumbernya berasal dari Anggaran pendapatan Belanja Naisonal (APBN).
"Anggarannya dari pusat, saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan," ujar Iskandar saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (12/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pembangunan fly over kopo anggarannya sudah siap. Sementara untuk Buah Batu, masih dalam perencanaan di pusat. Karena yang akan didahulukan Kopo," terangnya.
Rencananya desain fly over tersebut dirancang tidak teralu panjang. Fly over hanya berfungsi untuk melintasi perempatan Jalan Soekarno-Hatta saja.
"Sebelum simpang, baru naik. Sama seperti di Cimindi. Kalau itu kan karena ada rel (kereta api), kalau ini ada jalan bawahnya. Di perempatan naik. Turunnya beberapa ratus meter dari perempatan," ujarnya.
Disinggung soal berapa nilai angaran untuk proyek tersebut, ia mengaku tidak tahu. Pemkot Bandung hanya berperan dalam penyediaan lahan saja, sementara anggaran dari pemerintah pusat.
"Tapi pokoknya sudah dianggarkan tahun sekarang oleh pemerintah pusat," tandasnya.
(avi/ern)











































