Ini Komentar Deddy Mizwar Soal Gonjang Ganjing RUU Pilkada

Ini Komentar Deddy Mizwar Soal Gonjang Ganjing RUU Pilkada

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 14:10 WIB
Bandung - Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar punya sikap abu-abu dalam menanggapi RUU Pilkada yang tengah menjadi pembicaraan hangat. Deddy menyatakan baik dipilih langsung ataupun oleh DPRD, memiliki kelebihan dan kekurangan serta konsekuensi masing-masing. Namun ia berpendapat, kepala daerah yang dipilih oleh DPRD sebaiknya di tingkat II saja yaitu bupati dan walikota.

"Saya sih enggak apa-apa mau apa juga," ujar Deddy, Jumat (12/9/2014).

Deddy yang terpilih sebagai Wagub Jabar dari pemilihan langsung berpasangan dengan Ahmad Heryawan itu mengatakan apapun cara pilihnya, mengandung konsekuensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dipilih oleh DPRD, mindsetnya kan kumungkinan adanya money politic. Ditambah lagi rakyat yang tidak bisa memilih langsung itu sama dengan menghilangkan kedaulatan rakyat," katanya.

Namun, ia pun setuju jika kepala daerah di tingkat II yaitu bupati dan walikota dipilih oleh DPRD. Bukan karena alasan penghematan biaya, namun menurutnya saat ini otonomi daerah di kabupaten kota belum berjalan optimal. Sementara untuk tingkat Gubernur dan Presiden ia masih cenderung supaya dipilih melalui pemilihan langsung.

"Sekarang bupati dan walikota dipilih langsung, tapi kemandirian energi, air dan lainnya tidak ada. Otonominya di mana. Selama ini kan garis dari bupati walikota kan putus-putus. Dengan dipilih DPRD, hirarkinya jadi jelas," tutur Deddy.

(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini