Kedua pemuda pengangguran ini diamuk warga sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (12/9/2014). Kemudian mereka diserahkan ke polisi.
Fajarudin berdalih nekat mencuri karena terlanjur berjanji kepada rekannya untuk mengadakan pesta minuman keras. Padahal ia tak memiliki uang. Saat pulang, ia berpikir keras untuk mendapatkan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fajarudin meminta Wawan memarkirkan motornya tak jauh dari rumah target pencurian. Kemudian pria bertato itu mencopot sangkar. Ternyata, sangkar burungnya terikat kuat ke paku.
Heri, pemilik rumah, curiga dengan suara berisik di teras. Ia berteriak 'maling' begitu melihat Fajarudin yang akan mengambil burung dan sangkarnya. Sejumlah warga berdatangan dan langsung menghadiahi Fajarudin bogem mentah.
Kanit Reskrim Polsek Bojonggenteng Ipda Bri Catur menyebut kedua tersangka dibawa ke Mapolsek oleh warga.
"Keduanya diserahkan dalam keadaan wajah yang lebam akibat dipukuli warga. Kita akan proses kedua pelaku dengan pasal pencurian," jelas Bri Catur.
(try/ern)











































