Dua Komplotan 'Capung' yang Didor Mati Polisi Sudah 90 Kali Mencuri Sepeda Motor

Dua Komplotan 'Capung' yang Didor Mati Polisi Sudah 90 Kali Mencuri Sepeda Motor

- detikNews
Rabu, 10 Sep 2014 10:27 WIB
Bandung - Pelaku pencurian disertai kekerasan (curas) komplotan 'Capung' menjadi target operasi Polrestabes Bandung. Dua orang komplotan tersebut, Syahrul Effendi alias Arul dan Solihin alias Ihin, terpaksa ditembak mati lantaran melawan aparat. Daftar catatan kejahatan mereka menjadi sorotan polisi.

Para penjahat berbekal senjata api (senpi) rakitan setiap melakoni aksi dan tak segan-segan bertindak sadis terhadap korban. Operasi komplotan 'Capung' menyebar di wilayah Bandung Raya selama kurun waktu kurang satu tahun mencuri sepeda motor.

"Kedua pelaku yang ditembak ini sering beraksi di Bandung. Sebelum ditembak karena melawan petugas, kedua pelaku bersama komplotannya mencuri empat unit sepeda motor," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (10/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelusuran polisi, komplotan 'Capung' asal Lampung ini berkiprah di Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung. Mereka tergolong nekat dan berani.

"Setiap harinya mereka mencuri empat hingga tujuh unit sepeda motor di tempat berbeda. Kami memantau total aksi curas yang dilakukan komplotan ini sekitar 90 TKP," ujar Nugroho.

Syahrul Effendi alias Arul dan Solihin alias Ihin tewas kena terjangan timah panas lantaran melawan sewaktu hendak ditangkap polisi di Jembatan Sumber Sari, Jalan Holis, Kelurahan Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (10/9/2014), sekitar pukul 01.00 WIB. Kedua penjahat tersebut residivis kasus serupa. Polisi kini terus memburu dua pelaku curas komplotan 'Capung' lainnya yang berhasil kabur.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads