Sejumlah siswa SMK menghentikan angkot dan memaksa sang sopir mengangkut secara paksa. Aksi ugal-ugalan itu berujung pada kecelakaan. Seorang siswa terjatuh dari atap angkot dan terluka.
Siswa Rifaldi (16) hanya bisa mengerang kesakitan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi Cibadak, Senin (8/9/2014) sekitar pukul 14.00 WIB. Siswa kelas X ini terjatuh dari atap angkot jurusan Cisaat-Cibadak yang ia tumpangi bersama rekan-rekannya.
Informasi yang diperoleh detikcom, Rifaldi berniat pulang bersama 20 temannya menuju Cibadak. Mereka menyetop angkot dan memerintahkan sopir membawa mereka sampai ke tujuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 5 km dari titik start 'pembajakan', tepatnya di Jalan Raya Segog, Karang Tengah, Cibadak, sejumlah warga yang melihat ulah siswa bengal berusaha menghentikan laju angkot bernomor polisi F 1950 TN tersebut.
Karena panik dikejar warga, siswa yang berada di atap berebutan turun. Saat itulah, Rifaldi terjatuh. Wajah dan sejumlah bagian tubuhnya menghantam aspal. Oleh warga, Rifaldi dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak.
(try/try)











































