Puluhan tahun, trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani (Cicadas) dikuasai pedagang kaki lima (PKL). Saking padatnya, sinar matahari pun tidak bisa menembus kawasan itu. Kini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mencoba 'menyentuhnya'. Para PKL akan direlokasi. Ada tiga alternatif lokasi yang letaknya masih di Cicadas.
Hari ini, Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, meninjau langsung tiga lokasi tersebut. Pertama ia mendatangi bangunan bekas Matahari Dept Store yang kini menjadi pasar, Jalan Ahmad Yani (tepat belokan Jalan Cikutra). Menurutnya tempat itu bisa dimaksimalkan untuk menampung PKL dan pedagang pasar.
"Saya sudah ketemu dengan pemiliknya, salahsatu pengusaha di Bandung, sehingga bisa direnovasi jadi dua lantai, maksimal tiga lantai," ujarnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya ia meninjau lahan kosong bekas bioskop misbar yang berada dekat Kandaga. "Wah lega (luas) uy, bagus atuh. Nanti saya bikin di sini paling bagus se Bandung Raya," ujar Emil.
Saat meninjau, sekelompok anak tengah bermain sepakbola. Emil sempat ikut bermain dan menyarangkan bola ke gawang dua kali.
Ia pun melanjutkan perjalanan ke gedung bekas Matahari baru, di Jalan Kiaracondong, yang kini menjadi tempat berjualan Cimol, atau pakaian bekas. Di samping gedung terdapat area parkir luas.
"Doakan saja. Lancar atau tidak lancarnya semuanya sedang dalam proses, Insya Allah paling telat 2015 ada perubahan di kawasan Cicadas," janji Emil.
Emil menjamin tidak ada pengusiran PKL dan pedagang pasar di kawasan Cicadas.
"Enggak akan pengurisran, kalau memang cukup, yang sepanjang Jalan Cikutra juga akan dipindahkan. Gedung akan dibuat keren dan bagus, tinggal komunikasi saja," jelas Emil. Emil menyatakan secepatnya ia akan merancang relokasi PKL Cicadas.
(ern/ern)











































