Panitia telah membentuk searching commitee (panel ahli) yang bertugas untuk mencari calon-calon potensial untuk dijaring sebagai nominasi. Pencarian dan verifikasi calon nominasi ini berlangsung mulai 25 Agustus hingga 11 Oktober 2014.
"Kami mengharapkan panel ahli ini bisa mencari calon-calon baik yang biasanya mereka itu tidak punya ambisi yang tinggi untuk daftar-daftar seperti ini. Karena itu harus dicari karena berpotensi. Selama 1 bulan lebih panel ahli harus menemukan satria piningit untuk kemudian mengantarkannya untuk mengikuti proses pemilihan," ujar Ketua Panitia Pemilihan Rektor ITB, Jann Hidayat dalam jumpa pers di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Senin (25/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama memenuhi syarat dan laik kami akan menerima usulan," katanya. Syarat administrasi untuk mendaftar antara lain memiliki gelar doktor (S3), belum berusia 60 tahun dan sehat jasmani rohani.
Setelah diverifikasi oleh panel ahli, pada 23 Oktober 2014 akan diumumkan siapa saja yang lolos dalam tahap ini. "Berapa orangnya tidak kami dibatasi, yang penting lolos syarat administrasi dan kredibilitas," jelasnya.
Para bakal calon kemudian diminta untuk membuat paper yang isinya memaparkan apa yang akan mereka lakukan. Dari tahapan tersebut panel ahli akan memilih 10 bakal calon yang kemudian akan diserahkan ke senat akademik.
"10 bakal calon akan dikenalkan dan menjalani debat calon dalam pleno terbuka pada 8 November 2014 di Aula Timur," tutur Jann.
Setelah itu 5 bakal calon akan diubah menjadi 5 calon yang akan dipilih menjadi rektor oleh Majelis Wali Amanat dan akan diumumkan pada 15 Desember mendatang.
(tya/ern)











































