"Kita ingin ada percepatan saja, karena intinya warga Bandung dan saya ingin segera ground breaking. Tapi karena pembangunannya di luar kewenangan Pemkot, jadi meminta bantuan Pak CT sebagai Menko Perekonomian, untuk mempercepat proses itu," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan saat dihubungi detikcom, Jumat (25/7/2014).
Menurut Emil, pihaknya terus menunggu kabar dari pihak PT Angkasa Pura terkait renovasi bandara yang saat ini kondisinya sudah banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Emil mengatakan, ground breaking pembangunan Bandara Husein Sastranegara tersebut seharusnya paling lambat dilakukan September mendatang.
"Mudah-mudahan setelah lebaran. Nanti ada rapat khusus terkait itu. Tadi malam sambil buka puasa sambil sedikit rapat membahas itu," tandasnya.
Proyek perluasan bandara ini sebelumnya ditargetkan mulai Juli 2014 ini. Pembangunan ini akan memperluas terminal hingga tiga kali lipat. Proyek besar tersebut didanai dari APBN senilai Rp 150 miliar ke PT Angkasapura. Untuk desainnya sendiri, sudah disayembarakan dan diketahui pemenangnya.
(avi/try)











































