Kecelakaan yang merenggut nyawa Ocky terjadi di jalur tiga Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (22/7/2014) siang. Anggota Subden IV Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Jabar tersebut melaksanakan pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 2014.
Kapolsekta Kiaracondong Kompol Maria Horet Hera menyebutkan berdasarkan keterangan sejumlah saksi insiden tersebut berlangsung sekira pukul 12.05 WIB. Kereta patas jurusan Cicalengka-Bandung yang ditumpangi Ocky melaju berkecepatan 40 kilometer perjam dari arah timur ke barat di perlintasan rel jalur tiga Stasiun Kiaracondong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ocky diduga sengaja memaksa loncat untuk berhenti di Stasiun Kiaracondong. Selama ini kereta patas Cicalengka-Bandung memang tidak setop di stasiun tersebut.
"Anggota tersebut terjatuh karena rompinya tersangkut," kata Maria.
Menurut Maria, mendiang Ocky sedang mengemban tugas pengamanan mudik Idul Fitri 2014. Ocky meninggal seketika dengan kondisi mengenaskan. Jenazahnya diboyong ke RS Sartika Asih Bandung.
"Dia (Ocky) melakukan pengamanan melekat di Stasiun Kiaracondong sejak kemarin," ujarnya.
Maria menambahkan, Ocky dikabarkan hendak mengawal kembali kereta menuju Jakarta dari Stasiun Kiaracondong.
Kepala Stasiun Kiaracondong Dananjaya memastikan kereta patas AC jurusan Cicalengka-Bandung yang ditumpangi Ocky itu tidak berhenti di Kiaracondong.
"Siang atau pukul 13.25 WIB ini, dia (Ocky) seharusnya mengawal kereta Serayu ke Jakarta dari Stasiun Kiaracondong. Sepertinya dia terburu-buru ingin berhenti di Kiaracondong, lalu memaksakan diri untuk melompat," ucap Dananjaya.
(bbn/try)










































