"Iya kita sudah siapkan untuk berjualan di BIP Jalan Merdeka. Tapi mereka tidak mau datang. Mintanya macam-macam. Minta diterima langsung Pak Wali, minta ada undangan resmi, dan lain-lain," ucap Kepala Diskoperindag Kota Bandung Ema Sumarna di Lapangan Tegalega, Kamis (17/7/2014)
Selain itu, lanjut Ema, jumlah PKL pun menjadi bertambah dari data yang sudah diinventarisir oleh Tim Satgasus PKL. Sehingga Ema menilai tidak ada konsistensi dari PKL tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika mereka tetap membandel dan tidak mau menuruti aturan, maka pihaknya akan tetap tegas menegakkan larangan berjualan di kawasan zona merah tersebut.
"Kita tetap tegakkan aturan. Perda jangan diintervensi dengan toleransi. Pakuat-kuat saja. Sudah disediakan tempat ber-Ac, bagus, tapi diundang tidak mau datang," ucapnya.
Rencananya dalam waktu dekat pihaknya akan menemui koordinator PKL untuk kembali melakukan musyawarah.
"Dalam waktu dekat akan mencoba menemui seseorang yang menjadi koordinator mereka. Kita coba, tidak putus ada dulu. Tapi jangan coba-coba bikin aturan sendiri," tegas Ema.
Pantauan detikcom, ruangan yang berada di dekat eskalator basement P1 Mal BIP tersebut sudah jadi. Ruangan tersebut berlantaikan keramik dan dindingnya menggunakan kaca tebal.
(avi/ern)











































