Napi Kasus Korupsi LP Sukamiskin, antara Prabowo dan Teriakan 'Hidup Jokowi'

Napi Kasus Korupsi LP Sukamiskin, antara Prabowo dan Teriakan 'Hidup Jokowi'

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2014 13:16 WIB
Napi Kasus Korupsi LP Sukamiskin, antara Prabowo dan Teriakan Hidup Jokowi
Bandung - Sebanyak 337 napi tipikor di Lapas Sukamiskin yang memiliki hak pilih datang secara bergelombang ke TPS 49 yang berada di area Lapas. Beberapa terus terang soal pilihannya. Lainnya terlihat malu-malu.

"Saya kemarin masih bingung. Saya melihat kebaikan keduanya banyak, tapi kekurangannya juga tidak sedikit. Akhirnya saya memutuskan nomor 1. Negeri ini sedang butuh tenaga besar, all out. Orang yang berani ambil keputusan," ujar mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, terpidana kasus suap, usai mencoblos, di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Rabu (9/7/2014).

Lain lagi dengan terpidana kasus Hambalang, M Nazaruddin. Ia enggan berbagi soal pilihannya. Ia hanya menjawab diplomatis, bahwa kedua calon baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya pilihan harus ada. Kita harus memberikan harapan baru ke depan yang lebih baik," ujar Nazar usai mencoblos.

Ia berharap siapapun yang terpilih tidak pernah menutupi kesalahannya dengan mengorbankan rakyat. "Tidak seperti pemimpin saat ini," katanya.

Sikap tertutup juga diperlihatkan mantan Walikota Bandung Dada Rosada. Ia enggan berbagi. "Ya pokoknya dua-duanya bagus," katanya.

Apabila Nazar dan Dada malu-malu, mantan Bupati Bekasi Mochtar Muhammad dengan lantang berteriak "Hidup Jokowi," saat datangi TPS. Mengenakan kaos abu muda, Mochtar mengatakan ia memilih Jokowi untuk Indonesia lebih baik.

(ern/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini