"Sesuai putusan pengadilan, Djoko Susilo dicabut hak pilihnya," ujar Kalapas Sukamiskin Giri Purbadi ditemui di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung, Rabu (9/7/2014).
Menurutnya, terpidana 18 tahun penjara terkait proyek simulator SIM ini masuk Lapas 10 hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpidana kasus pembunuhan Munir, Pollycarpus Budihari Priyanto, dengan lantang ia mengaku memilih capres nomor 1 Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014. Ia memilih bersama ratusan dan napi lainnya.
"Nomor 1 dong, harus," ujarnya usai mencoblos di TPS 49 yang berada di area Lapas.
Dia menilai Prabowo mempunyai ketegasan dan wawasan yang luas. "Kita masih butuh stabilitas, kita butuh ipoleksusbudmil. Jadi (pertimbangannya) bukan hanya satu sisi," tegasnya.
Jumlah total napi tipikor di Sukamiskin 342 orang. Sementara yang mempunyai hak pilih 337 orang. Satu orang dicabut hak pilihnya, empat orang WNA. Sementara untuk jumlah napi pidana umum 123 orang dan yang mempunyai hak pilih 121 orang.
(ern/try)











































