Bandung -
Kanwil Kemenkumham Jabar mencatat sebanyak 17.088 napi dan tahanan mempunyai hak pilih berkaitan pemungutan suara Pilpres 2014 pada Rabu 9 April. Mereka penghuni 30 penjara di Jabar yang terdiri 26 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan 4 rumah tahanan (Rutan).
"Daftar pemilih tetap (DPT) jumlahnya 17.088 orang yang merupakan tahanan dan narapidana. Disiapkan 38 tempat pemungutan suara (TPS)," ucap Kadiv Lembaga Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar Ibnu Chuldun sewaktu dihubugi via telepon, Selasa (8/7/2014).
Ibnu menuturkan, total warga binaan penghuni Lapas dan Rutan di Jabar berjumlah 17. 532 orang terdiri 3.993 tahanan dan 13.539 narapidana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data tersebut, sambung Ibnu, sebanyak 444 orang warga binaan tidak memiliki hak pilih. Menurut Ibnu, mereka yang tidak memilih terdiri 55 orang warga negara asing, 283 orang usia anak, 50 orang yang bebas sebelum 9 Juli 2014, 1 orang yang dicabut hak pilihnya, 25 tahanan baru, dan 30 orang pindahan baru.
"Mohon dukungan dan doa semoga Pilpres berjalan lancar. Selain itu, Lapas dan Rutan di Jabar dalam keadaan aman dan kondusif," ucap Ibnu.
(bbn/ern)