"Ya, di lantai basement itu tempat dagang kain tekstil," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi sewaktu ditemui di lokasi kebakaran, Selasa (24/6/2014).
Petugas pemadam gabungan dari Dinas Pencegahan Kebakaran (Diskar) Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung, berupaya menjinakkan api yang sumbernya berada di dalam mal terkemuka tersebut. Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut menyambangi tempat kejadian kebakaran. "Sekarang petugas fokus pemadam di tengah basement. Material yang terbakar kebanyakan kain-kain. Api tidak merembet ke lantai atas. Lantai bangunan ini beton, sehingga mengurangi kecepatan api menjalar ke lantai atas," ujar Emil sapaan Ridwan.
Emil belum mengetahui rinci berapa jumlah toko yang ludes terbakar. "Untuk jumlah toko di lantai basement, saya belum dapat informasinya. Tapi kalau total di mal ini ada 400 toko," ujar Emil yang menggunakan masker.
Sumber api diduga menyala dari lantai dasar Kings Shopping Center pada Senin (23/6), sekitar pukul 23.30 WIB. Tujuh jam berlalu, petugas terus berjibaku memadamkan api. Kepulan asap berhembus dari bagian depan dan samping mal. Personel Polri dan TNI turut membantu proses pemadaman.
Akibat insiden kebakaran ini akses lalu lintas di Jalan Kepatihan dan Jalan Dalem kaum ditutup sementara. Garis polisi membentang di masing-masing ujung ruas jalan di kedua jalan tersebut. Masyarakat menyemut menyaksikan kebakaran dari luar garis polisi.
(bbn/ern)











































