Launching ini diikuti oleh seribu orang mulai dari warga, anggota dewan, dan unsur muspida. Selain di Tegalega, kegiatan ini juga secara serentak digelar di seluruh RW, kelurahan, dan 30 kecamatan di Kota Bandung. Ridwan Kamil atau biasa disapa Emil ini tak canggung memungut sampah plastik yang ia temui dan memasukkannya dalam kantong kresek.
"Kegiatan ini harus dimulai dari pemimpinnya. Membuat Bandung bersih bukan hanya berharap, namun juga harus turun tangan," ujar Emil di sela-sela acara.
Menurutnya kegiatan 30 menit memungut sampah di pagi hari sebelum masuk sekolah dan kantor akan digelar secara rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Emil menyatakan kegiatan ini banyak yang mendukung, sehingga banyak sponsor. "Nanti akan ada hadiahnya bagi yang rajin, mulai dari makan malam dengan wali kota hingga umroh," ujarnya.
Khusus untuk di sekolah, kata dia, akan disiapkan buku saku yang harus ditandatangani kepala sekolah. "Kita juga akan menyiapkan plastik ramah lingkungan yang mudah didapat di sekolah-sekolah," katanya.
(ern/ern)










































