Calon Direksi Bank bjb Diusulkan Berasal dari Internal dan Putra Jabar

Calon Direksi Bank bjb Diusulkan Berasal dari Internal dan Putra Jabar

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2014 18:57 WIB
Bandung -

Paguyuban Pasundan mengusulkan kriteria calon yang cocok menjabat direksi Bank bjb. Diharapkan kiprah bjb sebagai salah satu bank kebanggaan masyarakat Jabar ke depannya lebih bersinar dalam kancah perekonomian nasional.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi menyebutkan usulan ini menanggapi rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa 1 Juli 2014 mendatang yang salah satu agendanya pemilihan anggota direksi.

"Kami selaku sesepuh masyarakat Sunda di Jabar yang merupakan stakeholder bank bjb ingin menyampaikan pemikiran dan harapan terkait agenda tersebut," ucap Didi sewaktu jumpa pers di kantor Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra, Kota Bandung, Kamis (19/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Didi mengatakan, pemilihan kepengurusan menjadi faktor yang sangat strategis di mana pengurus bank bjb yang baru nanti bisa membawa ke arah lebih baik dan tetap fokus mengemban misi sebagai penggerak perekonomian daerah. "Lebih penting lagi terlepas dari kepentingan politik," kata Didi.

Bank bjb menjadi ikon Jabar serta Bank Pembangunan Daerah terbesar di Indonesia dengan aset Rp 80 triliun (per Maret 2014) dengan jaringan tersebar di hampir seluruh kota besar di nusantara. Meski aset bank bjb meningkat, sambung Didi, laba diraih lebih rendah dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 326 miliar atau turun 12,2 persen dari laba 372 miliar (per Maret 2014). Rasio kredit macet terus meningkat yaitu sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun lalu 2,1 persen. Selain itu, bank bjb tersangkut kasus hukum berkaitan pembelian gedung T Tower dan perkara pemberian kredit Koperasi Bina Usaha.

Sebab itu, Didi menuturkan, pihaknya berharap bank bjb mampu berbenah diri dari permasalahan-permasalahan yang timbul. "Itulah kegelisahan dan kerisauan yang ada pada diri kami. Bank bjb itu dibangun bersama-sama oleh masyarakat Jabar. Jangan menganggap bjb itu milik gubernur dan kepala daerah. Perlu penyelesaian bersama agar bjb on the track," ujar Didi.

Paguyuban Pasundan berpendapat yang diperlukan bjb saat ini ialah bankir memiliki integritas tinggi yang memahami budaya perusahaan dan adat budaya setempat. Pihaknya, menurut Didi, tak menolak siapa pun orangnya nanti menduduki kursi direksi bjb.

"Harapan kami kepada gubernur Jabar mesti ada keberpihakan kepada rakyat Jabar," ucap Didi.

Apa kriteria diusulkan Paguyuban Pasundan? "Tunjuklah orang-orang yang selama ini berjasa melahirkan dan membangun bjb. Di bjb banyak SDM berkualitas handal, ahli, dan profesional. Berikanlah kesempatan kepada mereka. Lalu, kami menginginkan direksi itu putra daerah. Dari sekian juta warga Jabar, masa enggak ada yang pintar? Pasti ada orang Jabar yang mampu," tutur Didi menegaskan.

Lebih lanjut Didi menjelaskan, Paguyuban Pasundan mengharapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mengawasi dan mengawal proses pemilihan direksi secara akuntabel dan transparan agar sesuai asas tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga, Didi menerangkan, bisa diperoleh direksi atau pengurus bank terbaik yang memajukan bjb sejalan visi dan misi.

(bbn/ern)


Berita Terkait