Tak hanya manusia silver dewasa, kini ada juga manusia silver yang masuk anak-anak.
Pantauan detikcom dari kawasan cihampelas pukul 15.00 WIB sedang banyak didatangi oleh turis sejumlah bus terpakir di pusat-pusat pertokaan. Para manusia silver pun dengan gesit menghampiri bus maupun menghampiri para wisatawan yang berbelanja.
Modusnya masih sama, tubuh mereka dicat warna silver dan membawa kotal amal peduli yatim piatu. Ironisnya jika biasanya para manusia silver tersebut pelakunya adalah orang dewasa namun kali ini dilakoni oleh anak-anak di bawah umur.
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung sudah melarang 'Manusia Silver' berkeliaran lagi di jalanan Kota Bandung sejak April 2013 lalu. Mereka dianggap mengganggu kenyamanan pengendara di jalan. Namun para pengemis yang tergabung dalam komunitas Manusia Perak ini pun masih membandel dan berkeliaran di jalanan. Bahkan mereka mengajukan syarat tetap bisa 'beraksi' di depan factory outlet yang menjamur di Bandung.
(avi/ern)











































