Gerakan Sejuta Daya Budaya Dilaunching dari Bandung

ADVERTISEMENT

Gerakan Sejuta Daya Budaya Dilaunching dari Bandung

- detikNews
Senin, 09 Jun 2014 13:34 WIB
Bandung - "Kalau benar Indonesia kaya budaya, tunjukkan datanya!" Begitu kutipan dari Gerakan Sejuta Data Budaya (GSDB) yang dilaunching di Saung Angklung Udjo, Bandung, Senin (9/6/2014). Gerakan tersebut merupakan aksi untuk membuat perpustakaan digital budaya Indonesia dengan koleksi hingga jutaan data.

Menurut penggagas GSDB, Goris Mustaqim, pihaknya bersama Bandung Fe Institut sudah melakukan pendataan sejak 2009. Namun baru kali ini dilaunching untuk mengajak lebih banyak masyarakat lagi untuk terlibat aktif mendata budaya-budaya Indonesia.

"Mengingat kebudayaan di Indonesia yang sangat beragam, mengumpulkannya bukan perkara mudah. Jadi kita harus memulai gerakaan pendataan ini," ujarnya.

Goris mengatakan, dengan adanya Gerakan Sejuta Data Budaya ini, diharapkan bisa terkumpul data budaya primer dari masing-masing provinsi dengan dokumentasi berupa gambar, video, data pelaku budaya dan informasi lokasinya.

"Selain itu, usaha lain yang dilakukan juga yakni kegiatan salin data untuk mengumpulkan dan mengklasifikasikan data budaya nusantara yang tersebar di buku-buku, majalah dan internet," bebernya.

Saat ini sudah ada sekitar 20 ribu data kebudayaan Indonesia yang bisa dilihat melalui situs www.budaya-indonesia.org, dan akan terus berjalan untuk mengumpulkan data-data budaya di Indonesia.

"Data-data tersebut diperoleh baik dari penelitiaan maupun kiriman data-data dari partisipan. Pesertanya semua kalangan, mulai dari mahasiswa dan umum," kata dia.

(avi/ern)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT