Puluhan pria tiba-tiba berkerumun serta menghadang iring-iringan kendaraan yang mengangkut salah satu calon presiden (capres) selepas berkampanye. Di Jalan Braga, massa bertindak onar serta menjarah pertokoan. Ulah mereka sukses dibubarkan polisi.
Aksi tersebut bagian skenario adegan latihan simulasi pengamanan Pilpres 2014 yang digelar Polrestabes Bandung. Kegiatan simulasi berlangsung di dua lokasi yaitu di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, dan Jalan Braga, Jumat (30/5/2014).
Pemeran latihan simulasi melibatkan 800 personel polisi. Skenario pertama, polisi mengawal kendaraan pembawa kotak suara dan surat suara ke gudang Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung yang diasumsikan berada di Kantor Pos dan Giro. Setelah itu, polisi turut mengawal pendistribusian surat suara dan kotak suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuntas orasi, capres balik kanan dari titik kampanye menggunakan mobil. Capres itu rupanya mendapat gangguan sejumlah massa kontra sewaktu perjalanan. Mereka menghadang laju motor polisi dan mobil capres. Upaya perusuh mendekati capres itu gagal karena polisi membuat pagar betis. Terjadi aksi saling dorong dengan polisi. Melihat situasi tak kondusif, Pasukan Antianarkis berbekal senjata api yang memakai sepeda motor memecah gerombolan perusuh. Pembuat onar tersebut lari kocar kacir.
Skenario ketiga bertempat di Jalan Braga atau tepatnya di depan kantor Bank Indonesia (BI). Sepanjang acara, jalan tersebut ditutup bagi kendaraan.
Polisi menerapkan sistem pengamanan kota selama masa kegiatan Pilpres. Adegan menggambarkan ulah perusuh yang mengacaukan suasana kota. Ratusan perusuh menjarah makanan serta minuman di minimarket. Selain itu, massa mengambil paksa barang jualan pedagang asongan. Sebelum aksi perusuh meluas ke kawasan lain, polisi menyekat di pesimpangan jalan.
Simulasi menegangkan ini ternyata menyedot perhatian warga sekitar dan pekerja di kawasan Jalan Braga. Mereka mengabadikan adegan penjarahan dan sandiwara bentrok polisi dengan perusuh. Penonton yang asyik menyaksikan 'sinetron' ini dikejutkan saat Pasukan Antianarkis melepaskan tembakan ke udara. Rentetan suara senjata api itu membuat penonton menjauh dari lokasi.
"Simulasi ini bagian dari kesiapan kami untuk mengamankan Pilpres di Kota Bandung. Ada sekitar 800 personel polisi ikut latihan simulasi," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi ditemui di lokasi.
(bbn/ern)











































