Warga berjubel menyusuri jalan yang becek untuk membeli makanan yang dijual di kanan kiri jalan sepanjang 200 meteran tersebut.
Dua buah panggung dibangun terpisah. Panggung kecil untuk hiburan musik daerah, sementara panggung besar untuk acara pembukaan. Di tengah-tengah area cullinary night itu, dipasang layar tancap yang memutar sebuah film.
"Ini adalah program pemkot, agar warga Bandung jadi warga bahagia. Enggak boleh ada yang baeud, harus selalu tersenyum, itu ciri orang bahagia dan juga harus rajin menyapa," ujar Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil saat memberika sambutan.
Emil berpesan cullinary night harus digelar hingga pukul 00.00 WIB, sehingga porsi makanan pun harus disiapkan. "Jangan sampai jam 9 malam, makanan sudah habis," katanya.
Menurutnya cullinary nigh juga selain menonjolkan makanan lokal, juga harus diperhatikan dekorasinya dan harus fotogenic.
"Dan ingat harus menemukan terus hal yang baru. Ya saya kasih ini 8,5, itu nilai bagus," ujar Emil.
Saat ini lokasi cullinary night selain di Kiaracondong juga digelar di Braga, Cibadak, dan Ujungberung.
(ern/ern)











































