Hindari Kecurangan, Penerimaan Siswa Miskin Dibuka Sebelum Pengumuman UN

Hindari Kecurangan, Penerimaan Siswa Miskin Dibuka Sebelum Pengumuman UN

- detikNews
Jumat, 23 Mei 2014 17:58 WIB
Bandung - Komisi D DPRD Kota Bandung menyarankan agar penerimaan siswa baru jalur non akademik khususnya siswa miskin dilakukan sebelum nilai hasil ujian akhir keluar. Hal itu guna menghindari kecurangan yang dilakukan para orang tua siswa.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha usai audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (23/4/2014).

Menurut Ahmad, seharusnya penerimaan siswa dari jalur non akademik, dilakukan satu hingga dua minggu sebelum pembagian nilai hasil ujian akhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus mewaspadai hal ini. Jangan sampai ada yang memanfaatkan jalur non akademik ini. Khawatir kalau dilakukan bersamaan, yang nilai ujian akhirnya kecil, akan mendaftar dengan menggunakan surat keterangaan miskin," jelasnya.

Namun demikian, Ahmad menyambut baik peningkatan kuota untuk siswa miskin. Karena hal tersebut sejalan dengan undang-undang dan mengharuskan sekolah mengakomodir hak pendidikan rakyat.

"Sekolah negeri itu kan milik pemerintah. Semua berdasarkan uang rakyat dan negara. Kita memberikan peluang besar kepada masyarakat miskin untuk belajar. Sekolah tidak akan bangkrut. Sekolah negeri itu harus bebas, secara proses bertahap kuota harus dinaikkan," tandasnya.

(avi/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads