Karena menurut Netty, anak-anak yang dibesarkan tanpa perhatian orang tua terlebih ibu berpotensi menjadi korban kekerasan. Karena itu anak-anak yang ditinggal ibu menjadi TKW harus menjadi perhatian pemerintah sebelum mereka menjadi korban.
"Kita berharap salah satu yang akan mampu dilakukan oleh organisasi perempuan dan organisasi kepemudaan adalah mengambil alih pola pengasuhan dan perlindungan anak buruh migran, yang hari ini mereka rentan menjadi korban kekerasan oleh para pelaku kekerasan dan pelaku tindak kriminalitas lainnya," ujar Netty dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (23/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daerah yang paling banyak buruh migrannya yaitu Sukabumi, Cianjur, Majalengka, Cirebon, Indramayu, dan Karawang," sebutnya
Hingga saat ini, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat tengah melakukan pendataan untuk menentukan daerah-daerah tersebut. Dalam pelaksanaannya nanti, Netty akan memberdayakan kader-kader PKK, Posyandu, dan Organisasi Kepemudaan setempat untuk menjalankan konsep pengasuhan anak berbasis msyarakat ini.
(tya/ern)










































