"Posisi Aher itu kemarin masih jadi pertimbangan Pak Prabowo. Kata orang yang didalem nih katanya antara Aher-Hatta atau Hatta-Aher tinggal berdua sampai kemarin sore, tapi nampaknya malam sudah diputuskan (Hatta). Ya sudah. Kan dari awal kita harus legowo menyerahkan pada calon presiden untuk memilih cawapresnya," ujar Heryawan saat ditemui usai acara Hari Kesatuan Gerak PKK di Pusdai, Jalan Diponegoro, Senin (19/5/2014).
Saat ditanya, apakah dirinya kecewa dengan pilihan Prabowo, Heryawan membantahnya. "Kenapa mesti kecewa, kan tidak harus kecewa," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara pribadi, Heryawan menilai Hatta sebagai sosok yang berpengalaman dalam mengelola pemerintahan. "Dari segi umur dia (Hatta Rajasa) senior saya, pengalaman pemerintahnya tentu lebih jauh. Di era presiden Mega (Megawati) juga menteri. Ditambah dua periode presiden SBY dua periode menteri juga. Besan pula. Insya allah mudah-mudahan ni pilhan terbaik," tutur Heryawan.
Dengan kepastian tersebut, Heryawan menyatakan dirinya akan kembali fokus untuk Jabar. "Jadi injury time sudah selesai. Jadi sekarang fokus saja di Jabar," katanya.
(tya/ern)











































