Hal itu disampaikan Aher saat memberikan sambutan dalam Acara Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Jabar di Pusdai Jalan Diponegoro, Senin (19/5/2014).
Sebelumnya Aher memaparkan soal pentingnya membentuk keluarga sebagai basis terkecil atau lembaga sosial tekecil. "Bagaimana lembaga besarnya harmonis kalau lembaga terkecilnya tidak harmonis," ujar Aher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, kebanyakan korban merupakan anak yang kurang mendapatkan perhatian, apalagi sebagian di. antaranya ibunya bekerja di luar negeri sebagai TKW.
"Sebagai anak dia tidak terwakili kasih sayangnya sehingga curhat dengan orang lain yang bisa memberikan kasih sayang. Padahal anak berhak mendapatkan pengasuhan dan perlindungan dalam tumbuh kembangnya," tutur Aher.
Anak perlu dilibatkan dan diajak musyawarah serta dimintai pendapat sehingga muncul keberanian. "Orang tua sebagai pemimpin keluarga, silakan aturan dibuat dengan catatan membangun kebaikan masa depan," katanya.
(ern/ern)











































