Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Emil dalam acara Seminar Gerakan Reformasi Birokrasi yang digelar oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Hotel Grand Panghegar, Jalan Merdeka, Rabu (14/5/2014).
"Sistem Lapor yang kita lakukan berjalan efektif. Dari 3.700 komplain, sudah 3.200 yang terselesaikan. Tingkat penyelesaian masalah sudah 88 persen," ujar Emil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil menyebutkan, dari aduan yang masuk, paling banyak berisi soal masalah infrastruktur. "Paling banyak soal infrastruktur, jalan bolong. Tapi kan kita juga lihat Unit Reaksi Cepat selama ini dan melaporkan," tutur Emil.
LAPOR! merupakan sistem berbasis media sosial yang dibangun dan dikelola oleh unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).
Melalui aplikasi ini semua aspirasi dan pengaduan mengenai program-program pembangunan diawasi oleh Ombudsman RI, terpadu dengan 67 kementrian/lembaga pemerintah pusat, menggunakan tiga kanal utama yang mudah diakses masyarakat melaui situs web www.lapor.ukp.go.id, SMS 1708 melalui semua operator telepon seluler, serta aplikasi mobile melalui Blackberry dan Android.
Namun bagi warga yang belum terbiasa dengan internet, bisa melalui Pelayanan Pengaduan Masyarakat Kota Bandung yakni melalui telepon, SMS, atau melalui email diskominfo@bandung.go.id.
(tya/ern)











































