Keduanya akan mencoba menancapkan bendera Indonesia di Puncak Everest untuk 'Ekspedisi Merah Putih, Bandung Untuk Indonesia'. Jika ekspedisi berjalan lancar, keduanya diperkirakan akan kembali pada Minggu (8/6/2014).
Dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (9/5/2014) Manager Team 'Ekspedisi Merah Putih, Bandung Untuk Indonesia' Dedi Kurniawan mengatakan pendakian ke Puncak Evereset ini selain bertujuan sebagai latihan aklimatisasi juga ingin melihat sejauh mana hubungan Pengelola Taman Nasional Sagarmatha National Park dengan Suku Sherva penduduk Asli sekitar Pegunungan Himalaya tersebut, yang kadang orang awam menyebutnya Sherva sama dengan Porter atau Guide Lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suku Sherva ini kerap disebut porter atau guide lokal. Kita akan coba luruskan pemahaman tersebut. Selain itu, hasil pendakian akan diaplikasikan di Indonesia, khususnya Jawa Barat," ujar Dedi di kampus STIE Inaba Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Jumat (9/5/2014).
Tim mempunyai tujuan utama melakukan pendakian ke Puncak Island Peak atau dikenal Imja Tse di Sagarmatha National Park. Puncak dengan ketinggian 6.160 mdpl (20.210 ft) tersebut, pertama kali didaki pada tahun 1953.
"Island Peak dijadikan tempat latihan aklimatisasi sebelum pendakian menuju Puncak Everest oleh para pendaki. Konon baru 8 sampai 9 orang Indonesia yang telah mendaki Island Peak," katanya.
Dijelaskan Dedi, kedua anggota PMPA RANGER STIE Inaba ini telah disiapkan secara khusus untuk mampu melakukan pendakian. Mereka telah menjalani beberapa proses, seperti persiapan fisik, tes psikologis dan mental, selama 3 bulan terakhir supaya dalam kondisi maksimal.
Dedi mengatakan dalam 2 minggu terakhir ada informasi terjadi penutupan jalur pendakian Puncak Everest disertai aksi mogok para Sherva. Namun setelah melakukan koordinasi dengan agen di lokasi, informasi tersebut tidak menjadi hambatan.
"Kami pastikan, jalur pendakian khususnya menuju Island Peak relatif aman dan sudah dapat dilalui," tutur Dedi. Di Nepal nanti tim akan dibantu 2 orang Sherva dan 3 orang porter yang disediakan khusus oleh agen.
Berdasarkan rencana, Iman dan Dukut akan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Senin (12/5/2014) menuju Kuala Lumpur. Kemudian dilanjutkan melalui penerbangan menuju Kathmandu Nepal. Selama perjalanan, ia akan selalu meng-update.
"Kami dari RANGER STIE Inaba Bandung meminta dukungan dan doa seluruh warga Indonesia, semoga tim Ekspedisi Merah Putih, Bandung Untuk Indonesia dapat menjalankan tugasnya dan kembali ke tanah air dengan selamat," tutupnya.
(tya/ern)











































