Saksi Parpol Walk Out di Rapat Pleno DPT KPU Jabar

Saksi Parpol Walk Out di Rapat Pleno DPT KPU Jabar

- detikNews
Sabtu, 03 Mei 2014 19:18 WIB
Bandung -

Sejumlah saksi perwakilan dari partai politik di Jabar yang mengikuti Rapat Pleno Pencermatan DPT di KPU Jabar memilih untuk meninggalkan kegiatan atau walk out karena tak sependapat dengan Ketua KPU Yayat Hidayat. Meski begitu, kegiatan pencermatan DPT tetap berlangsung dan tidak terpengaruh.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 9 parpol yang bergabung menyatakan sikap menolak hasil rekapitulasi KPU Jabar. Mereka pun meminta penghitungan suara ulang. Tuntutan yang sama kembali dimunculkan dalam rapat pleno ini. Hasilnya pun deadlock, KPU tidak bisa menghitung ulang jika parpol tidak memiliki bukti adanya indikasi kecurangan atau penggelembungan.

Karena tak ada titik temu, sejumlah saksi parpol pun walk out. Diawali oleh Sekretaris DPW Jabar Gerindra yang juga Koordinator Gabungan Partai Radhar Tri Baskoro yang menyatakan tak bisa meneruskan untuk ikut rapat pleno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mohon maaf hadirin saya tidak bisa meneruskan ini," katanya sambil keluar dari aula KPU Jabar di Jalan Garut, Sabtu (3/5/2014). Aksi walk out Radhar pun diikuti oleh sejumlah saksi lainnya diantarannya dari PBB, Hanura dan PAN.

"Semua dari kemaren meminta untuk membuka penghitungan ulang. Karena hasil yang ada saat ini tidak bisa dipertanggungjawabkan. Angka yang disingkronisasi itu muncul dari mana," ujar Radhar.

Sekretaris DPW PAN Jabar Sukmana mengatakan, pleno yang dilakukan hari ini hanyalah proses legitimasi atas hasil yang tidak bisa dipastikan keabsahannya.

"Yang disampaikan tidak didukung dokumentasi, angka tambahan darimana. Buka daftar absen yang beri suara. Dari situ kelihatan kecurangannya, oleh siapa," katanya.

Atas sikap sejumlah saksi tersebut, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pun tak ambil pusing. Menurutnya, hasil rapat pleno nanti akan tetap sah meski sebagian saksi memilih walk out.

"Yang tidak sah itu kalau rapat pleno tidak mengundang saksi, panwas dan komisioner KPU. Tapi kalau urusan tidak menandatangani, hasilnya tetap sah," katanya.

Rapat pleno pun kembali dilanjutkan dengan melakukan pencermatan DPT. Diperkirakan kegiatan ini selesai hingga Minggu (4/5/2014) dini hari.

Update
Perwakilan dari parpol yang melakukan walk out dalam rapat pleno KPU tersebut ternyata tak semua mewakili parpolnya. Seperti PAN, meski Sukmana menyatakan walk out, namun bukan ia bukan saksi resmi dari PAN.

"DPW PAN Jabar menyatakan bahwa PAN tidak ikut walk out dalam acara pleno KPU Jabar. Saksi resmi dari PAN adalah saya sendiri didampingi oleh Cecep Pramana sampai akhir," ujar Herry Dermawan yang merupakan Ketua Puspilu PAN Jabar.

(tya/tya)


Berita Terkait