KPU Jabar Kebut Rekapitulasi Ulang Data DPT yang Berantakan

KPU Jabar Kebut Rekapitulasi Ulang Data DPT yang Berantakan

- detikNews
Senin, 28 Apr 2014 18:32 WIB
KPU Jabar Kebut Rekapitulasi Ulang Data DPT yang Berantakan
Bandung - KPU Pusat menunda rekapitulasi hasil suara dari KPU Jabar. Data berantakan menjadi pemicu rekapitulasi ditunda. KPU Jabar langsung kebut guna membereskan persoalan data.

"Proses pengecekan data sejak pagi tadi dilakukan. Saya minta hingga malam ini bisa beres. Ya dikebut," ucap Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat kepada wartawan di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Senin (28/4/2014).

KPU Jabar mengakui ada kesalahan teknis gara-gara masalah program komputer saat menyampaikan presentasi di KPU Pusat, Jakarta. Masalah muncul sewaktu diketahui ada tiga kabupaten kota yang jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam surat DPD berbeda dengan DPT yang ditetapkan KPU RI dalam Surat Keputusan (SK) nomor 354 perihal Penetapan DPT. Perbedaan itu terjadi di Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Banjar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupanya ada angka berbeda yang ditampilkan hasil penghitungan otomatis terprogram rumus excel. Dalam file rumus excel itu menampilkan data total 1.044.880 orang. Tetapi angka dibacakan oleh KPU Jabar yaitu 1.044.892 orang.

"Jadi ada kekeliruan di sistem penghitungan data pemilih di komputer. Ternyata rumus excel itu tidak bekerja. Sehingga jumlahnya jadi tidak sesuai," tutur Yayat.

Menurut Yayat, pihaknya saat ini memeriksa ulang data penghitungan DPT. Jadi, sambung dia, kesalahan itu bukan perihal data penghitungan suara.

"Kalau sudah selesai, kita presentasikan lagi ke KPU Pusat sebelum 4 Mei," ujar Yayat.

Sebelum disampaikan kepada KPU Pusat, Yayat menjelaskan, pihaknya menggelar kembali rapat pleno terbuka berkaitan pencermatan hasil pleno pada 24 April lalu dan permasalahan ditundanya rekap. "Kita lusa nanti (rapat pleno terbuka) akan jujur soal kesalahan yang terjadi," ucap Yayat.

(bbn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini