Hal itu dikatakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (25/3/2014).
Emil mengakui banyaknya aset yang bermasalah mulai dari dikuasai oleh pihak ketiga, yang menunggak sewa dan lainnya.
"Sementara kita kan membutuhkan aset untuk optimalisasi PAD. Maka itu kita membentuk tim intensifikasi aset-aset. Yang tediri dari bagian hukum, kejaksaan dan lainnya," kata pria yang akrab disapa Emil itu.
Sementara terkait Sabuga dan Kebon Binatang, pihaknya mengaku akan melakukan pembahasan lebih lanjut.
"Untuk Sabuga katanya ITB sudah membayar. Kalau untuk kebon binatang saya sudah sering manggil tapi tidak pernah datang," ujarnya.
Sebelumnya Kabid Aset DPKAD Kota Bandung, Asep Hadiana mengungkapkan ITB menunggak uang sewa ke Pemkot Bandung hingga Rp 3,2 miliar.
(avi/ern)










































