Selama 2,5 Jam Terjepit Reruntuhan Rumah, Tangan dan Kaki Dilianti Patah

Bandung Banjir

Selama 2,5 Jam Terjepit Reruntuhan Rumah, Tangan dan Kaki Dilianti Patah

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 22:15 WIB
Bandung - Hampir dua jam setengah, Dilianti (30), terjepit reruntuhan rumahnya di Gang Legok Waas RT 5 RW 1 Kelurahan Cipaganti Kecamatan Coblong Bandung, Selasa malam (18/3/2014). Rumah yang dihuninya ambruk tertimpa benteng rumah tetangga yang posisinya berada lebih atas.

Insiden itu terjadi pukul 19.30 WIB. Dilianti berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung dan warga pukul 21.55 WIB.

"Tadi pas hujan besar, air deras mengalir dari atas. Semua warga sudah diminta untuk keluar rumah. Nah korban tadi sudah keluar rumah, tapi masuk lagi karena menyangka anaknya masih di dalam," ujar Bahrum (57), tetangga korban ditemui di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petaka tak terhindarkan. Saat Dilianti masuk ke dalam rumah, benteng rumah tetangga yang posisinya lebih atas, ambrol dan menimpa rumahnya. Pemukiman padat penduduk itu memang merupakan daerah curam.

Setelah berusaha dievakuasi secara manual, Dilianti akhirnya berhasil dievakuasi dari reruntuhan rumahnya. Ia langsung dilarikan ke RS Advent dengan mobil ambulans PMI.

"Korban mengalami patah tangan kanan dan kaki kiri akibat tertimpa bangunan," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi yang ikut terjun ke lokasi.

Hujan deras yang mengguyur Bandung sore tadi memang membuat beberapa kawasan banjir, seperti di Jembatan Pasupati, Jalan Pasteur, Sekeloa, dan juga kawasan Coblong.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads