Mahasiswi Itenas, Hardiani Pertiwi (19), lolos dari maut setelah terperosok masuk ke gorong-gorong dan hanyut terseret arus air sejauh 150 meter di Jalan Setiabudhi atau tepatnya di persimpangan Jalan Gegerkalong Hilir, Kota Bandung, Selasa (18/3/2014), sekitar pukul 19.30 WIB. Beruntung tubuhnya menyembul keluar di sela-sela trotoar yang terbuka. Hardiani hanya menderita luka-luka.
Dua anggota Polsek Sukasari Bripka Dodi dan Brigadir Deni bertugas di Pos Polisi terkejut melihat Hardiani muncul dari gorong-gorong. Kondisi saat itu hujan mengguyur deras dan jalan terendam air setinggi betis orang dewasa.
"Saya melihat satu sepeda motor jatuh terdorong tubuh korban yang keluar di gorong-gorong. Langsung saja saya dan teman menolong korban. Kami membawanya ke klinik kesehatan terdekat," ucap Dodi di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban luka-luka. Tadi saya melihat wajahnya lebam," ucap Dodi.
Kapolsek Sukasari Kompol Dede Sukarsa menyebut korban dibawa pihak keluarga ke RS Advent usai mendapat pertolongan di klinik kesehatan. "Kondisinya sudah sadar. Korban warga Cimahi. Dia tercatat sebagai mahasiswi Itenas," kata Dede ditemui di tempat kejadian. (bbn/ern)










































