Dewan Pembina DPP FGII Agus Setyamulyadi menuturkan belum lama ini mereka menerima informasi di sebuah sekolah di Bandung terjadi sebuah kampanye terselubung yang dilakukan oleh salah seorang calon DPD.
"Jadi ada program penghijauan sekolah, tapi di backdropnya ada gambar calon DPD," ujar Agus dalam acara jumpa pers Imbauan Guru tak Terlibat dalam Kampanye Politik di Gedung Indonesia Menggugat, Jumat (14/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami prihatin karena itu sepengetahuan dari kepala sekolah. Ini akan menjadi preseden buruk," katanya.
Ia bahkan mengatakan, jika kepala sekolah memiliki aspirasi yang sejalan dengan caleg atau calon DPD yang berkepentingan, mereka bisa saling memanfaatkan.
"Sekolah bisa dijadikan fasilitas untuk kepentingan mereka," tuturnya.
Laporan lainnya, dalam sebuah pertemuan yang dihadiri para guru serta kepala dinas, terdapat ajakan untuk memilih seorang caleg.
"Pertemuan itu juga dilaksanakan di aula sekolah," sebut Agus.
Guru menurut Agus kerap diiming-imingi janji saat pemilu, mulai dari kenaikan tunjangan guru atau pembangunan di sekolah.
(tya/ern)










































