Waspadai Modus Caleg Masuki Sekolah untuk Kampanye

Waspadai Modus Caleg Masuki Sekolah untuk Kampanye

- detikNews
Jumat, 14 Mar 2014 15:04 WIB
Bandung - Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) khawatir sekolah akan dijadikan sasaran empuk para calon legislatif dan calon DPD pada Pemilu 2014 ini. Alasannya, sudah ada kejadian sekolah disusupi dengan kampanye terselubung dalam beberapa waktu terakhir ini di Bandung. Seperti apa modusnya?

Dewan Pembina DPP FGII Agus Setyamulyadi menuturkan belum lama ini mereka menerima informasi di sebuah sekolah di Bandung terjadi sebuah kampanye terselubung yang dilakukan oleh salah seorang calon DPD.

"Jadi ada program penghijauan sekolah, tapi di backdropnya ada gambar calon DPD," ujar Agus dalam acara jumpa pers Imbauan Guru tak Terlibat dalam Kampanye Politik di Gedung Indonesia Menggugat, Jumat (14/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan saat launching, yang dikalungkan bunga oleh siswa bukanlah kepala sekolah, melainkan calon DPD tersebut.

"Kami prihatin karena itu sepengetahuan dari kepala sekolah. Ini akan menjadi preseden buruk," katanya.

Ia bahkan mengatakan, jika kepala sekolah memiliki aspirasi yang sejalan dengan caleg atau calon DPD yang berkepentingan, mereka bisa saling memanfaatkan.

"Sekolah bisa dijadikan fasilitas untuk kepentingan mereka," tuturnya.

Laporan lainnya, dalam sebuah pertemuan yang dihadiri para guru serta kepala dinas, terdapat ajakan untuk memilih seorang caleg.

"Pertemuan itu juga dilaksanakan di aula sekolah," sebut Agus.

Guru menurut Agus kerap diiming-imingi janji saat pemilu, mulai dari kenaikan tunjangan guru atau pembangunan di sekolah.

(tya/ern)


Berita Terkait