"Iya, saya memang punya utang. Pernah ikut usaha apotek, sekarang ada tunggakan Rp 26 juta. Itu dicicil Rp 500 ribu per bulan," ujar Kasito saat ditemui di rumahnya di RT 05 RW 22 Kampung Cijeunjing Desa Kertamulya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung, Rabu (12/3/2014).
Selain itu, Kasito pun memiliki utang lainnya ke BRI dan BPR namun ia tak menyebut berapa jumlahnya. Ia pun menyatakan masih bisa membayar cicilannya.
"Itu masih bisa ditutup kok, saya bilang sama istri tenang aja enggak ada masalah. Apa itu yang bikin kesel, saya enggak tau," tuturnya.
Kasito tak habis pikir apabila urusan utang ini yang menjadi pemicu istrinya berbuat seperti itu. "Apa dia itu enggak bisa tabah," kata Kasito.
Kasito menikah dengan Dedeh tahun 1997. Sejak tahun 2000, Kasito bekerja di bidang farmasi yang kemudian mengharuskan ia bekerja di luar kota. Hampir selama 13 tahun ini Kasito ditempatkan di luar Bandung.
"Saya pulangnya enggak tentu, kadang 5 hari atau seminggu," ungkapnya.
Mereka tinggal di rumah yang dihuni saat ini juga hampir 13 tahun. "Rumah ini punya sendiri, atas namanya istri saya," katanya.
(tya/ern)











































