Pihak MUI Jabar akan dilibatkan saat kegiatan karnaval dan deklarasi damai Pemilu 2014 yang digelar pada Sabtu 15 Maret di Lapangan Tegalega, Kota Bandung.
"Nanti (acara deklarasi damai) ada pembacaan fatwa MUI soal golput haram," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat sewaktu ditemui wartawan di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (12/3/2014).
Yayat menilai persoalan golput sudah sangat serius. Maka itu, sambung dia, pihaknya perlu melibatkan MUI untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih dalam meyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2014.
"Contohnya di Kabupaten Cirebon, ketika Pilbup lalu, hanya 46 persen tingkat partisipasinya. Ini sangat parah. Artinya, 54 persen golput," tutur Yayat.
Yayat yakin peran MUI bisa menekan angka golput. "Harus optimistis lah bisa turun (angka golput). Kami baru pertama kali melibatkan MUI Jabar," ucap Yayat.
Karnaval dan deklarasi damai akan dimeriahkan seluruh parpol peserta Pemilu 2014. Menurut Yayat, acara nanti berupa konvoi kendaraan rias parpol yang dimulai di Lapangan Gasibu dan berakhir di Lapangan Tegalega. Acara dijadwalkan dihadiri Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi. Ketua MUI Jabar rencananya membacakan fatwa haram MUI perihal golput.
"Acara puncak di Tegalega, ada penandatanganan kampanye damai. Selain itu, kami menyiapkan kain putih kosong sepanjang 150 meter untuk masyarakat yang ingin menulis pesan-pesannya," tutur Yayat.
(bbn/ern)











































