Dedeh Uum Fatimah (38) tega menghilangkan nyawa darah dagingnya sendiri, Aisah Fany (2,5), dengan cara menceburkan dan mengurungnya di dalam toren air selama satu jam. Sewaktu diperiksa polisi, ia mengaku tak menyesal.
"Tadi sewaktu saya tanya, pelaku (Dedeh) mengaku tidak menyesali perbuatannya," ucap Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Suparma saat ditemui di Mapolresta Cimahi, Kota Cimahi, Jabar, Selasa (11/3/2014).
Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Cimahi. Penyidik terus memeriksa Dedeh secara intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Suparma, dugaan sementara motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku frustasi dan depresi gara-gara impitan ekonomi serta utang. Namun begitu, polisi masih mendalami pengakuan Dedeh.
Aisyah dan Muhammad Fahrul yang tengah tertidur lelap sekitar pukul 03.00 WIB digendong sang ibu. Keduanya dimasukkan ke dalam toren air kapasitas 1.500 liter. Toren air ditutup selama satu jam. Aisyah tewas. Sementara Fahrul yang mempunya poster tinggi selamat karena kepalanya tidak terbenam dalam air.
(bbn/ern)











































