Hal itu diungkapkan Emil, begitu Ridwan Kamil akrab disapa saat ditemui usai Dialog Kebangsaan 'Gelombang Baru Nasionalisme: Dari Daerah Membangun Indonesia' di Aula Barat ITB, Sabtu (8/3/2014).
Ia mengatakan, saat ini Pemkot Bandung tengah menyusun MoU dengan Unpad untuk pengelolaan sejumlah aset Unpad yang tak terpakai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah aset milik Unpad tersebut antara lain berada di Jalan Banda, Jalan Cisangkuy dan Jalan Ir Djuanda. Emil berencana akan memanfaatkan ruang-ruang tersebut menjadi pusat kesenian Sunda dan ekonomi kreatif.
"Jadi nanti kalau ada yang mahasiswa yang punya baru punya bisnis enggak usah sewa kantor. Kita akan berikan (pinjam) gratis," katanya.
Namun ada syaratnya untuk mereka yang mau memanfaatkan ruangan untuk menjadi kantornya. Masa pinjamnya hanya selama 6 bulan saja.
"Dalam 6 bulan harus keluar. Pilihannya 2, karena sudah sukses atau gagal. Tapi intinya ya supaya bisa bergantian dengan yang lain," tutur Emil.
(tya/tya)











































