Hal itu disampaikan Kepala Dishub Kota Bandung Ricky EM Gustiadi saat ditemui usai Ekspos Monorel di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (6/3/2014). Menurut Ricky, lelang sudah bisa dilakukan, minimal ketika sudah ada pra Feasibility Study (FS), izin trase, dan bisnis plan.
"Hasil analisa kelayakan investasi sudah beres. Lelang diperkirakan pada akhir Maret atau awal April," kata Ricky.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pra FS kemarin kita bekerjasama dengan ITB. Menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar. Tetapi FS nanti tergantung. Investor bisa mengulang FS kalau tidak mempercayai hasil pra-FS yang dilakukan oleh kita," jelasnya.
Nilai investasi proyek ini untuk dua koridor hampir mencapai Rp 6,2 triliun. "Nilai investasi koridor I sebesar Rp 2,279 triliun, kalau esitimasi kordior II Rp 3,9 triliun. Nanti di koridor 1 ada 16 stasiun, sedangkan koridor II ada 21 stasiun. Tapi itu masih hitungan kasar. Nanti ada evaluasi lagi," jelasnya.
(avi/ern)










































