Misteri kematian Kwo Mei Ing (41) yang hingga kini belum terungkap, disorot langsung Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan. Dia meyakinkan polisi siap mengusut kembali kasus yang terjadi 16 tahun silam di Bandung ini
"Ini (kasus) jelaslah atensi," ucap Iriawan bersuara tegas saat ditemui di kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (6/3/2014).
Sebagai tindak lanjut pengaduan keluarga mendiang Mei Mei, polisi merespons dengan melaksanakan gelar perkara di Mapolda Jabar, Rabu kemarin. Iriawan mengaku belum mendalami rinci perkara Mei Mei lantaran kejadiannya jauh sebelum dia menjabat Kapolda Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus kematian Mei Mei pada 30 Agustus 1998 lalu diduga direkayasa. Mei Mei meninggal di sebuah kamar hotel di Jalan Ruum Bandung. Namun jenazahnya dibawa ke rumahnya di Jalan Otista No 35.
Hasil penyelidikan polisi mengarah soal dugaan over dosis. Namun data ini tidak diperkuat dengan hasil visum dua RS. Hasil visum RSHS dan RS Ciptomangunkusomo, Mei Mei mengalami patah di tulang tenggorokan, biasanya diakibatkan oleh cekikan. Darahnya pun tidak mengandung zat-zat psikotropika.
Hasil penyelidikan polisi juga tidak menyinggung soal TKP pertama. Yusup menuding pihak kepolisian 'membersihkan' TKP pertama. (bbn/ern)











































