"Saya rasa kita terobosan pertama yang dilakukan oleh Kota Bandung. Mudah-mudahan efektif untuk lebih menciptakan Bandung aman tertib dan juara," jelasnya usai menghadiri launching Brigadir RW di Sabuga, Bandung, Senin (3/3/2014).
Lebih lanjut Iriawan mengatakan, jika memungkinkan, kebijakan ini bisa menjadi pilot project yang bisa diaplikasikan di kota/kabupaten di Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknis Brigadir RW ini tetap bertugas layaknya polisi biasa. Hanya setiap hari harus melaporkan situasi yang terjadi di wiayah yang dijaga olehnya.
"Teknisnya mereka tetap tugas rutin, Tapi tanggungjawab di RW. Harus laporan setiap hari, makanya sinergis dengan Ketua RW diperlukan," jelasnya.
(avi/ern)











































