Truk TNI Ini Bantu Angkut Warga yang Terjebak Banjir di Bandung

Truk TNI Ini Bantu Angkut Warga yang Terjebak Banjir di Bandung

- detikNews
Senin, 03 Mar 2014 13:03 WIB
Truk TNI Ini Bantu Angkut Warga yang Terjebak Banjir di Bandung
Bandung - Jalan Moch Tota menuju Dayeuhkolot hingga siang ini masih seperti sungai. Ratusan warga pun terjebak. Beruntung truk milik Yon Zipur III/Yudha Wyogrha datang membantu. Truk itu bolak balik mengangkut warga untuk menyeberang ruas jalan yang tergenang banjir hingga 60 cm.

Sejumlah personel Yon Zipur III/Yudha Wyogrha sigap membantu warga yang tak berani menerobos genangan air setinggi paha orang dewasa di Jalan Mochamad Toha. Hujan menguyur Kabupaten Bandung mengakibatkan sejumlah kawasan disergap banjir lantaran Sungai Citarum meluap.

Aksi tanggap personel TNI dengan menyediakan truk ini mendapat pujian dari warga. "Untung aya tentara (untung ada tentara). Hatur nuhun Pa (terima kasih Pa)," ucap wanita paruh baya berbahasa Sunda kepada seorang anggota TNI, Senin (3/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan warga dari Bandung ke Dayeuhkolot serta sebaliknya, bergiliran naik truk TNI guna menerobos banjir menenggelamkan jalan sejauh sekitar 100 meter. Warga kebanyakan wanita dan anak-anak itu naik satu per satu menempati bak truk.

"Sejak pagi tadi kami mengangkut warga yang tidak bisa lewat karena jalan tergenang air. Ada tiga truk disiapkan," ucap salah satu anggota Yon Zipur III/Yudha Wyogrha.

Pengendara motor dan mobil urung melewati 'sungai'. Akibat genangan air, akses jalan utama menuju Bandung-Dayeuhkolot ini terputus.

Pantauan di lokasi, Senin (3/3/2014), pukul 12.30 WIB, genangan air setinggi paha orang dewasa ini menutup jalan selebar sekitar 15 meter dengan panjang 100 meter. Lokasi tepatnya di depan PT Marga Sandang (Marstex).

Mayoritas motor dan mobil tidak berani melintas. Sejumlah pengendara motor yang tetap nekat membelah air, ujung-ujungnya mogok di tengah jalan. Tanggung 'berenang', pengendara memapah motornya yang mogok hingga ujung jalan tak tertutup banjir.

Sebagian warga tak membawa kendaraan terpaksa menerobos 'sungai' dengan berjalan kaki. Cara lainnya, warga memanfaatkan jasa becak dan delman.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads