Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya Bahas Islah Bobotoh dan The Jakmania

Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya Bahas Islah Bobotoh dan The Jakmania

- detikNews
Jumat, 28 Feb 2014 19:12 WIB
Bandung - Niat usang mendamaikan pendukung Persib dan Persija kembali berkumandang. Kali ini giliran Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno bertemu khusus membahas islah Bobotoh (suporter Persib) dan The Jakmania (suporter Persija).

"Kemarin saya bertemu dengan Kapolda Metro Jaya di Jakarta. Saya menyampaikan agar sebaiknya islah (antara Bobotoh dan The Jakmania). Tentunya saya bangga dan senang jika dua suporter fanatik itu bisa berdamai. Saya juga bobotoh dan cinta Persib, " kata Iriawan kepada wartawan di Masjid Raya Provinsi Jawa Barat, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (28/2/2014).‬‬

Perseteruan panjang oknum Bobotoh-The Jakmania menjadi salah satu pemicu ditundanya laga klasik Persib menjamu Persija yang semula digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 22 Februari. Menilik permasalahan tadi, Polda Jabar secara tegas tidak memberikan rekomendasi izin pertandingan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iriawan enggan konflik oknum Bobotoh-The Jakmania yang kerap memakan korban jiwa serta menimbulkan kerugian harta benda itu terus berlarut-larut. Perselisihan antarpendukung tersebut juga berimbas Persib dan Persija saat melakoni Indonesia Super League (ISL).

"Selama ini yang sudah terjadi diputihkan saja. Sekarang saatnya kita sama-sama menjadi suporter dewasa yang lebih bijak. Bola itu bundar, menang kalah itu biasa dalam sepak bola," tutur Iriawan.

Dalam pertemuan di Jakarta itu, Iriawan dan Putut siap memfasilitasi islah Bobotoh-The Jakmania. "Tapi tetap nantinya tergantung dari kita juga," ujar Iriawan.

Ditanya perihal nasib laga Persib kontra Persija, Iriawan menyatakan Polda Jabar masih perlu mengkaji. Pihak Persib sempat meminta laga yang tertunda ini bisa digelar pada 7 Maret mendatang di Bandung.

β€ͺβ€ͺ"Nanti Wakapolda pulang dari Cirebon akan lakukan kajian lagi," ucap Iriawan.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads