Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi meminta warga yang menggunakan kendaraan pelat B (Jakarta) tak tepengaruh beredarnya pesan berantai broadcast BlackBerry Messenger (BBM) soal ancaman sweeping. Mashudi menegaskan isi pesan berantai tersebut tidak benar alias hoax.
"Tidak ada seperti itu. Jangan percaya, bohong itu. Kondisi Bandung tetap aman," ucap Mashudi kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (21/2/2014)
Buntut tidak diizinkannya laga Persib menjamu Persija di Stadion Si Jalak Harupat, kabar bernada provokasi berkembang luas dan memicu keresahan masyarakat. Entah dari mana muasalnya, pesan berantai yang menyebar ini mengatasnamakan fans Persib. Salah satunya berisi ancaman sweeping kendaraan pelat B yang masuk Bandung dan aksi blokir ruas Jalan Pasteur, Mochamad Toha, dan Buahbatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut isi broadcast yang sudah beredar sejak siang tadi:
Sekilas INFO
Poldanya banci Ngurus JAKJInG gak becuuuss. Giliran PERSIB main ke kandang Persija mabes ngasih izin. Modus pembodohan ke warga Jabar. Teu kedah izin izinlah Kagok edan swiping semua mobil Jakarta nu masuk ke Bandung. Sebagai bagian dari protesss ke polda Jabar Yang tidak becuuus menguruss keamanaaan. Turunkan semua supporter viking sebanyak 30.000 ribu blokir jalan pasteur blolkir jalan m toha buah batu Kita bikin kacaaau bandung di hari Jumat Sebagai bentukan protesss dari viking dan bomber bandung. Kita buat surat pernyataan disitu Bawa kita bisa tertib asalkan persib tetap main di hari sabtu Dan buat ttd diatass kain sepanjang bandung soreang sebagai bentukan bahwa viking dan bomber memang bukan suporter anarkisss tapi suporter cinta damai m/ anu ngaraos cinta Persib sok sebarkeun !!!
(bbp/ern)










































