Mulai dari pelajar SMP hingga mahasiswa bergabung mengecat taman tersebut. Mereka mengetahui info ini dari sosial media yang disebarkan oleh komunitas Culindra. Komunitas tersebut memang aktif mengajak warga untuk mengaktivasi taman kota.
"Tadi yang daftar ada 80 orang. Kita sih berharap taman ini bakal jadi satu tempat yang bisa menjadi tempat nongkrong semua warga. Tidak hanya pecinta musik," kata Ketua Komunitas Culindra Sita Natasha di lokasi.
Salah satu relawan Fadia Anugrah (23), mengaku senang banyak taman di Bandung yang diaktivasi kembali, sehingga banyak tempat nongkrong selain mal.
"Ngisi waktu senggang aja, jadi ikutan mengecat. Saya juga senang banyak taman jadi banyak tempat transit. Enggak melulu main ke mal. Yang penting lampu diperbanyak," jelasnya lulusan Bahasa Inggris UPI tersebut.
Sementara menurut salah satu siswa SMAN 19, Farizd Abdullah Labaik Rahmat (17), ia ingin berkontribusi untuk Kota Bandung, sehingga di hari libur sekolah ini, ia datang ke Jalan Belitung untuk ikut mengecat Taman Musik.
"Saya juga senang banyak taman-taman jadi bagus. Ada wi-fi gratis. Kalau banyak taman kan banyak tempat nge-galau juga," ucapnya.
Keseruan para relawan juga dirasakan putri bungsu Wali Kota Ridwan Kamil, Camillia Laetitia Azzahra. Zahra, begitu ia akrab disapa mengaku senang ikut mengecat taman bersama ayahnya.
"Seneng ikut ngecat sama papah. Soalnya suka menggambar," ungkap perempuan yang bercita-cita ingin menjadi arsitek seperti ayahnya tersebut.
Hingga saat ini pengecatan masih terus dilakukan. Sementara dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung juga mempersiapkan pemasangan lampu.
Selain mengecat, warga juga memanfaatkan momen untuk berfoto bersama wali kotanya. Bahkan ada warga yang sedang datang menghadiri undangan di gedung pernikahan yang berlokasi di depan taman juga datang ke taman untuk sengaja berfoto bersama Emil.
Para relawan ini juga semakin semangat karena banyak sponsor yang memberikan minuman cuma-cuma. Seru!
(avi/try)











































