Panik Digerebek Polisi, Warga Libya di Bandung Telan Ganja

Panik Digerebek Polisi, Warga Libya di Bandung Telan Ganja

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 12 Feb 2014 18:52 WIB
Panik Digerebek Polisi, Warga Libya di Bandung Telan Ganja
Bandung -

Taher Abdussalam (24) tengah asik mengisap ganja sewaktu polisi menggerebek kamar indekosnya di Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung. Warga negara Libya tersebut panik dan berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara menelan linting ganja.

"Saya kaget polisi datang. Langsung saja saya telan ganjanya," ucap Taher yang fasih berbahasa Indonesia ini saat ditemui di markas Satnarkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Rabu (12/2/2014).

Taher mengaku kuliah S2 pada salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Bandung. Gara-gara kasus ganja, dipastikan studi Taher kandas lantaran waktunya nanti terkurung di sel penjara. Dia diganjar Pasal 111 ayat 1 junto Pasal 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 perihal Narkotik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya cuma pemakai. Ganja beli dari teman seharga seratus ribu rupiah," ujar pria jangkung ini yang menetap di Bandung sejak 2011.

Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Mokhamad Ngajib mengatakan kasus penyalahgunaan ganja melibatkan warga Libya itu terungkap berkat informasi masyarakat. Polisi menggerebek indekos Taher pada 7 Februari lalu.

"Di kamar indekos tersangka, kami menemukan barang bukti berupa satu bungkus kertas berisi ganja dan tiga linting ganja. Tersangka hanya pemakai. Dia sudah satu tahun kecanduan ganja," ucap Ngajib.

Polisi masih mengejar pengedar yang menyuplai ganja kepada Taher. "Satu orang inisial B berstatus buron. Dia penjual ganja," kata Ngajib singkat.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini