Keisengan 'Batman' di Bank BJB Padalarang Ini Berujung Bui

Keisengan 'Batman' di Bank BJB Padalarang Ini Berujung Bui

- detikNews
Selasa, 04 Feb 2014 12:35 WIB
Keisengan Batman di Bank BJB Padalarang Ini Berujung Bui
Ilustrasi/ Dok Detikcom
Bandung -

Tak disangka, 'batman' peneror bom di Bank BJB Palarang, Rabu 29 Januari lalu itu ternyata staf karyawan bank itu sendiri. YA (25) mengaku melakukannya iseng, mencoba mesin fax baru di kantor. Waduh!

"Ternyata penerornya itu masih staf Bank BjB Padalarang. Inisialnya YA. Dia pria berusia 25 tahun," ucap Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Suparma sewaktu dihubungi via telepon, Selasa (4/2/2014).

YA ditangkap di kawasan Cimahi. Pengakuannya pada polisi, ia mengaku hanya iseng saja mengirimkan ancaman soal bom melalui mesin fax. "Tersangka mengaku hanya iseng saja. Pengakuan tersangka ingin mencoba mesin fax baru di kantornya," tutur Suparma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski mengaku iseng, polisi tetap tetap terus mendalami motifnya. Menurut Suparma, kalau alasannya cuma iseng mencoba mesin faksimili, tak sepatutnya YA meneror ancaman bom, yang membuat panik puluhan karyawan Bank BjB Padalarang.

"Tindakan tersangka itu tidak pantas ditiru. Meski iseng atau main-main, aksinya tidak bisa dibenarkan. Dampaknya waktu itu membuat resah dan panik 60 pegawai bank tersebut," tutur Suparma.

Kini YA harus mempertanggungjawabkan keisengannya. Ia ditahan di Mapolres Cimahi.

Rabu pagi (29/1/2014), sekitar pukul 10.00 WIB, Nike, bagian sekretaris umum kaget melihat selembar kertas keluar dari mesin fax bertuliskan 'Cepat keluar ada bom 10.30 WIB. -Batman-'

Nike langsung melaporkan ke petugas keamanan kantor yang juga melapor ke anggota Pam Obvit (pengamanan objek vital) yang bertugas. Kemudian si petugas Pam obvit itu langsung menyuruh seluruh karyawan berjumlah 60 orang itu keluar gedung. Selang tak berapa lama, polisi berdatangan dan langsung memasang garis polisi. Kemudian pukul 13.30 WIB, tim Jibom Polda Jabar menyisir seluruh gedung dan dinyatakan steril. Tidak ada benda mencurigakan.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads