Mahasiswi Bandung yang Diperkosa di Indekos Pacarnya Shock

Mahasiswi Bandung yang Diperkosa di Indekos Pacarnya Shock

Erna Mardiana - detikNews
Senin, 03 Feb 2014 16:31 WIB
Bandung -

Mahasiswi perguruan tinggi swasta terkenal di Bandung menjadi korban perkosaan. Dia diperkosa dalam kondisi tak sadar karena pengaruh minuman keras. Kini kondisinya shock.

"Sekarang korban shock, dia sulit berinteraksi dengan orang luar. Jadi pendiam," ujar kuasa hukum korban Virza Roy Hizzal dihubungi telepon oleh detikcom, Senin (3/2/2014).

Menurutnya korban makin tertekan karena keluarga pelaku sempat memaksa untuk berdamai dengan menawarkan sejumlah uang. "Korbannya malah tambah shock," ungkap Virza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain korban, kekasihnya yaitu M juga terpukul dengan kejadian ini. "Si pacarnya shock juga, dia terlihat bingung,"katanya.

Sebelumnya Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi mengungkapkan soal pelaporan kasus perkosaan. Pelaku berinisial BP telah ditahan.

Menurut Mashudi, kronologi kasus tersebut berawal sewaktu korban bersama sang pacar, M, pada Minggu malam 26 Januari, berangkat dari indekos untuk mencari makan. Dalam perjalanan, M menerima telepon dari rekan satu indekos inisial BE agar datang ke salah satu kafe di Jalan Hariabanga. Korban bersama kekasihnya itu mengiyakan dan langsung meluncur.

Setiba di kafe pada pukul 22.00 WIB, M dan korban bertemu BE dan tiga rekannya yaitu BP, BT, dan Iy. Semuanya pria. "Mereka di kafe itu makan dan minum-minum (miras - red). Korban juga ikut minum," uja Mashudi.

Korban dan pacarnya serta empat orang itu berada di kafe hingga Pukul 00.30 WIB. Waktu pulang, kata Mashudi, M mabuk berat hingga tak sadarkan diri. "Kondisi korban juga mabuk, tapi masih sadar," jelas Mashudi.

Lantaran tak sanggup berdiri, M digotong BP masuk mobil, sementara korban saat itu masih bisa berjalan. Singkat cerita, mereka berangkat ke indekos M dan BE. M masuk kamarnya dan korban dibawa BP ke kamar BE.

Di kamar itulah aksi pemerkosaan terjadi. Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, di kamar itu merasakan disetubuhi. Korban juga mengaku merasakan ada yang memakaikan kembali celana dan bra.

(ern/ern)


Berita Terkait