Anggota Satreskrim Polres Sukabumi Kota Briptu Guntur Waluyo menembak kepala sendiri menggunakan senjata api (senpi) dinas miliknya. Insiden tersebut terjadi di hadapan calon istrinya berinisial WD. Apa motif Guntur bunuh diri?
"Motifnya diduga karena ada masalah pribadi. Sebelum bunuh diri, dia (Guntur) sempat terlibat cekcok mulut dengan calon istrinya," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Hari Santoso sewaktu dihubungi via telepon, Rabu (29/1/2014).
Perselisihan sejoli tersebut berlangsung di sebuah kamar indekos. Selama ini Guntur menyewa kamar indekos di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Insiden berdarah itu terjadi pada Selasa (28/1/2014), sekitar pukul 21.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kejadian di kamar indekos Guntur itu ada calon istrinya. Memang saat anggota itu (Guntur) menembak kepalanya, calon istrinya tidak melihat. Waktu itu posisi calon istrinya membelakangi karena lagi tiduran di kasur," tutur Hari.
Lebih lanjut Hari menjelaskan, terdapat luka sayat di pergelangan tangan Guntur. Diduga Guntur sengaja menyayat tangannya sebelum insiden tragis terjadi.
Menurut Hari, pihaknya masih menyelidiki peristiwa ini. Penyidik terus mendalami keterangan WD, calon istri Guntur. "Ada tiga saksi yang dimintai keterangan. Termasuk calon istrinya," ucap Hari.
(bbp/ern)










































