Kapolsek Panyileukan Kompol RN Mulyadi menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu (12/1/2013). "Lokasi tepatnya di depan Ruko Panyileukan," kata Mulyadi saat dikonfirmasi.
Bus TMB nopol D 7604 AI mengangkut belasan penumpang ini berada di jalur lambat dengan kecepatan sekitar 50 kilometer per jam. Bus dikemudikan Asep Dani (43) melaju dari arah Jalan Soekarno Hatta (Gedebage) menuju kawasan Cibiru. Saat melewati arah putaran Cibiru, mendadak di depan bus melintas sepeda motor jenis matic yang dikendarai Susilawati (30) sambil membonceng anaknya, Zulfikar (7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor matic bernopol D 3964 FJ itu sempat jatuh lantaran tersenggol bus yang berupaya menghindar tabrakan fatal. Bus TMB hilang kendali itu menabrak pembatas jalan yang mengakibatkan terguling dengan posisi terbalik miring ke kiri.
Enam orang terluka yaitu sopir bus TMB Asep Dani, para penumpang Rahmat (67), Lina (40), Hermawan (69), serta pengendara motor Susilawati dan Zulfikar. Semuanya diboyong ke RS Al Islam. "Mereka luka ringan dan lecet-lecet," ucap Mulyadi.
(bbp/bbp)










































