Rujuk Ditolak, Suami Ini Tembak Mantan Istrinya

Rujuk Ditolak, Suami Ini Tembak Mantan Istrinya

Avitia Nurmatari - detikNews
Jumat, 10 Jan 2014 11:06 WIB
Rujuk Ditolak, Suami Ini Tembak Mantan Istrinya
Bandung -

Kemalangan menimpa IS (28), seorang warga Jalan Cicukang Jati, Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal ini menjadi korban kekerasan oleh mantan suaminya AS (35). Beberapa kali IS nyaris dibunuh dengan senjata jenis air soft gun oleh pria tersebut.

Awal kisah tragis yang dialami perempuan berambut panjang ini bermula ketika AS mempersuntingnya pada Agustus 2013 lalu. Sejak awal pernikahan, bukan kisah romantis yang dirajut, namun kekerasan demi kekerasan mewarnai rumah tangga mereka.

Menurut AS, selama menjadi suami, IS kerap ringan tangan. Selain memukul, ia kerap menodongkan senjata ke kepalanya. Ia juga sempat mencoba untuk membakar rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan KDRT lagi, tapi percobaan pembunuhan. Dari awal menikah juga seperti itu. Awalnya saya sabar, tapi sekarang enggak kuat lagi," ujar IS di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (10/1/2014).

Karena terus diperlakukan buruk oleh suaminya, IS akhirnya memutuskan untuk pisah ranjang. Perempuan yang sehari-hari berjualan kue ini pun resmi mengakhiri rumah tangganya yang baru dijalani 3 bulan ini pada November 2013.

"Saya udah enggak kuat sering dianiaya dan hampir dibunuh. Sekarang saya lebih tenang," ungkapnya.

Namun rupanya IS belum bisa tenang, karena AS kerap meneror. IS tidak tenang beraktivitas karena dibuntuti oleh AS.

"Saya terus diteror, lewat sms, telepon. Dia minta rujuk, tapi saya enggak mau," ucapnya.

Hingga puncaknya, pada 27 November 2013 lalu, AS kembali melakukan tindakan penganiayaan. Ia menyekap korban dan meletuskan senjatanya kepada mantan istrinya tersebut.

"Saya disekap. Terus pelaku juga mencoba menembak saya lagi, tapi saya melawan, jadi pelurunya kena ke kaca," terang IS.

Berhasil melarikan diri, akhir ya IS pun mendatangi Polda Jabar untuk membuat laporan serta menunjukan hasil visum. Namun Polda kemudian melimpahkan kasusnya ke Polrestabes Bandung dengan nomor laporan B/4601/XII/2013/Reskrim/22 Desember 2013.

"Saya inginnya proses hukum berjalan dan dia ditangkap. Saya sudah enggak kuat. Saya sempat mau mati gara-gara dia," tegasnya.

(avi/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini